Cara Budidaya Jamur Tiram (Oyster mushroom)


Popularitas jamur tiram (Pleurotus sp atau Oyster Mushroom) belum sanggup menandingi jamur merang. Di pasar-pasar tradisional di Jawa Tengah, kita lebih mudah menjumpai jamur merang daripada jamur tiram. Meski demikian, jamur tiram kini mulai tersedia di sejumlah pasar modern (mal/supermarket). Bahkan sejumlah restoran besar maupun hotel berbintang di Indonesia pun menyediakan menu jamur tiram.

JAMUR TIRAM tak hanya memiliki rasa yang lezat, tapi juga mengandung gizi tinggi dan bermanfaat bagi kesehatan manusia. Menurut penelitian Departemen Sains Kementerian Industri Thailand, jamur tiram mengandung karbohidrat (50,59 %), protein (5,94 %), serat (1,56 %), dan abu (1,14 %), dengan kandungan lemak sangat rendah (0,17 %). Setiap 100 gram jamur tiram segar mengandung 45,65 kalori, 8,9 mg kalsium, 1,9 mg besi, 17,0 mg fosfor, 0,15 mg vitamin B1, 0,75 mg vitamin B2, dan 12,40 mg vitamin C.

Untuk artikel lebih lengkapnya silahkan ambil 

Posted on 27 Desember 2011, in Jamur and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: