Jenis-Jenis Jamur Tiram


Jamur tiram, selain beraneka ragam menu yang dibuat dengan bahan dasar jamur tiram, ternyata dibalik nikmatnya jamur tiram, banyak memiliki jenis warna yang indah : putih, kuning, pink, cokelat, dan abu-abu. Warna-warni dibentuk oleh spora. Indahnya aneka warna jamur tiram berkat Dr. Anton S.M Sonenberg ahli bioteknologi di Mushroom Research Unit Belanda, yang melakukan persilangan antar spesies Pleurotus. Hasilnya, muncullah berbagai warna jamur tiram, kuning, merah, abu-abu dan biru.

Kebanyakan orang lebih mengenal jamur tiram jenis putih (pleurotus ostreatus) karena produktivitasnya lebih tinggi dibandingkan dengan jenis yang lainnya. Bila Tiram putih menghasilkan 400 g/baglog, dan untuk jamur tiram berwarna hanya 300 g/baglog.

Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus)

Sekian banyak spieses pleurotus, jamur inilah yang dikenal dengan jamur tiram, seluruh bagian tubuhnya berwarna putih karena sporanya tak berwarna. Permukaan tudung licin dan agak berminya. Pada kondisi lembap tepiannya bergelombang. Untuk masalah rasa sangat enak, kenyal dan gurih. Jenis ini sangat mudah menyerap zat sehingga sangat mudah diberi bumbu rasanya seperti daging ayam.

Jamur Tiram Kuning (Pleurotus Citrinipileatus)

Tudungnya berwarna kunin seperti emas, sering juga disebut golden oyster atau jamur tiram emas. Untuk masalah rasa jamur tiram kuning ini rasanya seperti kacang mete, biarpun saat dimasak warnya memudar.

Ekstrak Jamur Tiram Kuning ini bersifat antioksidan dan antihiperlipidemia. Jamur ini mengandung lektin yang berkhasiat antitumor.

Kandungan Gizi Tiram Kuning Per 100g :

Asam amino       23.68% – 25.42%
Fat kasar         0.8% – 1.9%
Protein kasar    42.3% – 47.9%
Fiber kasar      10.7% – 14.7%

Jamur Tiram Abu-abu (Pleurotus Cystidius)       

Jamur tiram abu-abu ini memiliki tangkai tidak bercabang. Tudungnya bulat dengan diameter lebih kecil dibandingkan dengan jamur tiram putih. Kelebihannya bercitrarasa manis.

Jamur Tiram Merah Muda (Pleurotus Flabellatus)

Jamur Tiram Merah Muda ini tidak kalah menarik dengan tampilan Jamur Tiram Kuning, warnanya sangat memikat ketika masih muda. Para ahli kuliner sering sekali menggunakan tiram ini untuk mempercantik hiasan kulinernya dengan memadukan pengisi salad. Manfaat tiram merah muda ini sering digunakan untuk mengobati penyakit yang berhubungan dengan darah.

Kandungan Gizi Tiram Merah Muda Per 100g :

Protein        19.9 g
Lemak     3.1 g
Senyawa non nitrogen  67 g
Serat          2.47 g
Vit. B1        0.16 mg
Vit. C         6.25 mg

Jamur Tiram Cokelat (Pleurotus Cystidiosus)

Kelebihan jamur ini dibandingkan dengan sejenis yang lainnya yaitu lebih guruh dan tebal. Dagingnya lebih segar dan aromanya sangat tajam.

Kandungan Gizi Jamur Tiram Cokelat per 100g :

Energi 20 Kkal Thiamin 0.06 mg Mg 14 mg
Protein 1.9 g Riboflavin 0.16 mg Na 3.8 mg
Lemak 0.3 g Vit. C 4 mg K 258 mg
Karbohidrat 4.6 g P 86 mg Fe 1 mg
Serat 2.3 g Ca 5 mg

 

Jamur Tiram Raja (Pleurotus Umbellatus)

Jamur ini disebut juga dengan King Oyster, jamur tidak bercabang sehingga tidak banyak individu jamur yang terbentuk. Perbedaannya dengan teman-teman sejenisnya adalah tudungnya yang cukup besar berwarna kecoklatan.

Kandungan Gizi Jamur Tiram Raja per 100g :

Energi 20 Kkal Vit. A 30-144 mg Ca 5 mg
Protein 10-30 g Vit. B 65 mg P 5 mg
Lemak 0.3 g Vit. C 4 mg K 258 mg
Karbohidrat 4.6 g Niacin 76.90 mg Fe 1 mg
Serat 2.3 g Karotene 10 mg

Posted on 16 Januari 2012, in Kamera Digital and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: