Lebih Dekat Dengan Diabetes


Diabetes atau diabet dikenal dengan istilah kencing manis. Diabetes merupakan penyakit yang disebabkan karena gangguan kerja hormon insulin (hormon yang mengatur metabolisme gula di dalam tubuh).

Insulin dihasilkan oleh pankreas dan berperan sebagai kunci agar gula di dalam darah dapat masuk ke dalam sel tubuh. Hal ini penting agar gula dapat diubah menjadi energi yang dibutuhkan. Namun kerja insulin terganggu pada penderita diabetes. Akibatnya, gula tidak dapat masuke dalam sel tubuh dan tetap berada di dalam darah. Padahal, kadar gula darah yang tinggi dapat berakibat fatal bagi tubuh.

Kenali Penyebabnya :

  1. Keturunan -> Resiko diabetes lebih tinggi jika memiliki sejarah keluarga penderita diabetes.
  2. Obesitas/Kegemukan -> Konsumsi karbohidrat dan lemak berlebih menyebabkan kegemukan dan penumpukan lemak di perut. Kegemukan dapat menyebabkan gangguan kerja insulin sehingga resiko diabetes meningkat.
  3. Kurangnya Aktivitas Fisik -> Semakin jarang bergerak, pembakaran kalori berkurang dan lemak bisa menumpuk di dalam tubuh. Lemak berlebih dapat menyebabkan gangguan kerja insulin dan resiko diabetes pun meningkat.
  4. Stress -> Stress memicu peradangan yang dapat mengakibatkan terganggunya kerja insulin
  5. Hormon -> setelah menopause, tubuh lebih tidak peka terhadap insulin.
  6. Usia yang Bertambah -> Semakin bertambahnya usia, resiko terkena diabetes pun meningkat.
  7. Jenis Kelamin -> Peluang wanita terkena diabetes lebih tinggi dibandingkan pria.
  8. Hipertensi -> Penderita penyakit darah tinggi memiliki resiko diabetes yang lebih tinggi.
  9. Sering Mengkonsumsi Makan Tinggi Kolesterol -> Makanan tinggi kolesterol (seperti : yang digoreng, jeroan, minuman/makanan tinggi lemak) dapat meningkatkan resiko diabetes. Kadar kolesterol jahat (LDL) dan Trigliserida yang tinggi dan rendahnya kadar kolesterol baik (HDL) bisa mengakibatkan gangguan kerja insulin sehingga kadar gula darah cenderung tinggi.

Kenali Gejalanya :

  • Sering merasa lelah
  • Sering buang air kecil
  • Berat Badan turun
  • Luka sulit sembuh
  • Selalu lapar
  • Selalu haus
  • Gangguan Seksual
  • Penglihatan terganggu
  • Kaki kesemutan atau mati rasa

Untuk mengenali resiko diabetes sejak dini, lakukan pengukuran kadar gula darah puasa. Jika kadar gula darah puasa lebih dari 100 mg/dL, bisa jadi anda terkena pre-diabetes.

Check resiko diabetes anda segera disini

Posted on 27 Januari 2012, in Kesehatan and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: