Rahasia Melunasi Hutang


Sekarang ini penyakit yang sangat membahayakan bukan hanya kanker atau jantung saja, tapi ada satu penyakit yang juga tidak kalah bahayanya yaitu HUTANG.

Hutang bukan hanya membahayakan bagi penderitanya saja, tapi juga membahayakan banyak orang, karena hutang merupakan penyakit sosial, dan penyakit massal. Dikatakan demikian, sebab hampir separuh penduduk, punya hutang! Hutang riil, bukan hutang negara. Di antara para penghutang, ada yang hutangnya yang seolah tiak terbayarkan karena setinggi gunung, seluas lautan. Ada juga yang tak terbayarkan karena bingung dengan apa hutangnya bisa dibayar. Tapi ada juga para penghutang yang berkategori aman. Alias penghasilannya masih cukup buat bayar hutang.

Rasulullah SAW kerap mengajarkan umat Islam supaya berdoa dilepaskan daripada hutang: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu daripada dosa dan hutang.” Lalu baginda ditanya: “Mengapa engkau sering meminta perlindungan daripada hutang, wahai Rasulullah?” Baginda menjawab: “Jika seseorang berhutang, apabila berbicara dia dusta, apabila berjanji dia mengingkari.” (Riwayat Al-Bukhari)

Hutang merupakan kewajiban yang harus dibayarkan, konsekwensi orang berhutang mau tidak mau, punya tidak punya harus membayar. Sekarang model orang berhutang bermacam-macam, dari mulai hutang dengan tetangga hingga dengan menggunakan kartu kredit. Memiliki barang yang disenangi tidak lagi menjadi hambatan.

Masalah muncul ketika hutang bertumpuk dan menghimpit uang yang seharusnya untuk keperluan sehari hari. Bertumpuknya hutang yang harus dibayarkan membuat hidup tidak tenang, tidur tidak nyenyak, dan emosi pun mulai tidak stabil, mudah marah, stress…

Hutang yang mulanya menyenangkan mulai menjadi neraka, untuk itu perlu ada cara yang praktis agar hidup lebih bahagia dengan tetap dililit hutang, hidup tetap happy biarpun cicilan tiap bulan harus dijalankan.

Tidak ada masalah hidup ini yang tidak dapat diselesaikan, semua ada, tinggal bagaimana caranya saja. Kita sangatlah rugi jika kita hutang dan hati kita sedih, biarkan hutang tetap hutang toh nanti di akhir bulan kita tetap bayar. Kenapa harus dipikir dengan berat toh kita juga bayar di akhir bulan. Jadi untuk apa memilirkan hutang, jadi untuk apa berpikir keras tentang hutang, untuk apa tidak bisa tidur hanya gara gara hutang….

Namun untuk menyepelekan hutang yang kian menumpuk, tidaklah setiap orang bisa, tidaklah setiap orang mampu, apalagi jika di tambah dengan permasalahan permasalahan yang lain masalah keluarga, masalah pekerjaan, masalah dengan teman .. wah rasanya tidak mungkin untuk bisa tidur nyenyak, untuk makan enak,….

Temukan dan dapatkan

RAHASIA MELUNASI HUTANG hanya disini

Posted on 28 Januari 2012, in Agama and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: